20 Des 2009

Ascariasis Penyakit Mengerikan dan menjijikan, awas ada foto yang bisa bikin muntah


Askariasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing gelang Ascaris lumbricoides. Askariasis adalah penyakit kedua terbesar yang disebabkan oleh makhluk parasit.

inang dari Askariasis adalah manusia. Di manusia, larva Ascaris akan berkembang menjadi dewasa dan menagdakan kopulasi serta akhirnya bertelur.

Penyakit ini sifatnya kosmopolit, terdapat hampir di seluruh dunia. Prevalensi askariasis sekitar 70-80%.

Cacing jantan berukuran sekitar 10-30 cm, sedangkan betina sekitar 22-35 cm. Pada cacing jantan ditemukan spikula atau bagian seperti untaian rambut di ujung ekornya (posterior). Pada cacing betina, pada sepertiga depan terdapat bagian yang disebut cincin atau gelang kopulasi.

Cacing dewasa hidup pada usus manusia. Seekor cacing betina dapat bertelur hingga sekitar 200.000 telur per harinya. Telur yang telah dibuahi berukuran 60 x 45 mikron. Sedangkan telur yang tak dibuahi, bentuknya lebih besar sekitar 90 x 40 mikron. Telur yang telah dibuahi inilah yang dapat menginfeksi manusia.



Pada tinja penderita askariasis yang membuang air tidak pada tempatnya dapat mengandungAscaris dan tidak mencuci tangannya, kemudian tanpa sengaja makan dan menelan telur Ascaris. telur askariasis yang telah dubuahi. Telur ini akan matang dalam waktu 21 hari. bila terdapat orang lain yang memegang tanah yang telah tercemar telur

Telur akan masuk ke saluran pencernaan dan telur akan menjadi larvahati, jantung dan kemudian di paru-paru. pada usus. Larva akan menembus usus dan masuk ke pembuluh darah. Ia akan beredar mengikuti sistem peredaran, yakni

Pada paru-paru, cacing akan merusak alveolus, masuk ke bronkiolus, bronkus, trakea, kemudian di laring. Ia akan tertelan kembali masuk ke saluran cerna. Setibanya di usus, larva akan menjadi cacing dewasa.

Cacing akan menetap di usus dan kemudian berkopulasi dan bertelur. Telur ini pada akhirnya akan keluar kembali bersama tinja. Siklus pun akan terulang kembali bila penderita baru ini membuang tinjanya tidak pada tempatnya.


Gejala klinis akan ditunjukkan pada stadium larva maupun dewasa.

Pada stadium larva, Ascaris dapat menyebabkan gejala ringan di hati dan di paru-paru akan menyebabkan sindrom Loeffler. Sindrom Loeffler merupakan kumpulan tanda seperti demam, sesak nafas, eosinofilia, dan pada foto Roentgen thoraks terlihat infiltrat yang akan hilang selama 3 minggu.

Pada stadium dewasa, di usus cacing akan menyebabkan gejala khas saluran cerna seperti tidak nafsu makan, muntah-muntah, diare, konstipasi, dan mual. Bila cacing masuk ke saluran empedu makan dapat menyebabkan kolik atau ikterus. Bila cacing dewasa kemudian masuk menembus peritoneum badan atau abdomen maka dapat menyebabkan akut abdomen.

Diagnosis askariasis dilakukan dengan menemukan telur pada tinja pasien atau ditemukan cacing dewasa pada anus, hidung, atau mulut.

Pengobatan askariasis dapat digunakan obat-obat sepreti pirantel pamoat, mebendazol, albendazol, piperasin.

Di Indonesia, prevalensi askariasis tinggi, terutama pada anak-anak. Penyakit ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang baik. Pemakaian jamban keluarga dapat memutus rantai siklus hidup Ascaris lumbricoides ini.

Gambar Menjijikan awas muntah :

Spoiler for ati2:





23 komentar: on "Ascariasis Penyakit Mengerikan dan menjijikan, awas ada foto yang bisa bikin muntah"

De Jakarta mengatakan...

Ihhh ngeri ya sob. penyakit jaman sekarang.... Jaga kesehatan selalu! Terutama berkunjung ke blogku. hahaha Nice info sob! keep posting ya

Miftahuddin mengatakan...

ih,, ngeri,,, naudzubillahi min dalik,,

septian mengatakan...

mana fotonya saya pingin lihat

Jaka Utama mengatakan...

thanks sob dejakarta

Jaka Utama mengatakan...

miftahudin > parah ya sob penyakitnya

Jaka Utama mengatakan...

septian > sory tadi gak tauklw fotonya gak bsa muncul, skrng dah bisa deh

Jaka Utama mengatakan...

hidup untuk berbagi > apalagi klw ngelihatnya pas lagi makan

mas doyok mengatakan...

ih miris aku
kok jadi rada takut ;(

Uda Arif mengatakan...

ngeri bener fotonya,,,,, ampe merinding liat fotonya:-D

ngeri jak

Skyva mengatakan...

astajim yang terakhir gambarnya

Jaka Utama mengatakan...

mas doi > asal mengikuti cara2 pencegahannya gak bakal kna deh mas doi

Jaka Utama mengatakan...

uda > emang rada jijik gw juga liad prtamanya

Jaka Utama mengatakan...

skyva > ngeri yah kluar dari mulut sama hidung

krisman maan mengatakan...

trimakasih atas ilmunya

kota semarang mengatakan...

moga2 penyakut itu dah ga da lgi di bumi

Jaka Utama mengatakan...

mudah2an aja

elsoulpc mengatakan...

menjijikkan........

FajarFauzi mengatakan...

Makanya gue takut kalo anak2 gue lagi maenan tanah....

Anonim mengatakan...

mengerikan
ueks....uuueks

koko danger mengatakan...

harus bnyk brsyukur dgn sgla ktrbatasan yg kta punya

siti robiah mengatakan...

harus di basmi tuh jangan sampai anak anda terkena cacingan juga,,

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g:
:h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:
:o: :p: :q: :r: :s: :t:



Ingin agar emoticon di atas tampil dalam komentar kamu, cukup dengan menuliskan kode di samping kanan icon yang bersangkutan.

"Budayakan Berkomentar Setelah Membaca dan Tolong Jangan Menaruh SPAM, Terima Kasih"

comment on this post Share Your Views

Allowed HTML tags: Allowed Tags